Artikel Pariwisata


PARIWISATA PANTAI PANGI MASAINGI
    Pantai Pangi terletak di Desa Masaingi, Kec.Sindue, Kab.Donggala. Yang berjarak ± 45 Km dari pusat Kota Palu. Waktu yang ditempuh ±1 Jam 10 Menit. Dapat menggunakan kendaraan bermotor atau mobil.
    Cerita awal mula Pantai Pangi adalah nama sebuah pohon yang pernah hidup di Masaingi sekitar 70 tahun yang lalu. Dari situlah nama Pantai Pangi diambil. Singkatan dari Masaingi adalah Matuvu saimbum pangi yang diartikan sebagai Hidup seperti pohon pangi.

“Pohon Pangi besar buahnya. Kalau jatuh tidak melenting”

Dari situlah filosofinya sehingga Masyarakat Masaingi tidak pernah merantau jauh, kalau pun jauh. Pasti akan pulang ke kampungnya, dan tidak melupakan kampung halamannya.
Maka dari itu setelah tidak adanya lagi Pohon Pangi, maka diabadikan dalam sebuah Tugu Pangi. Yang terdiri dari tiga cabang, karena desa tersebut dimekarkan terdiri dari tiga Dusun pemekaran dari Desa Marana pada tahun 1955.

   Pada hari Rabu ditengah terik panas Matahari saya menuju ke objek Wisata Pantai Pangi Masaingi, dengan menaiki kendaraan bermotor bersama temanku.
Sesampainya disana, yang pertama kita temui adalah gerbang yang dihiasi dengan kerajinan botol bekas yang berisikan air campuran berwarna hijau. Kemudian saya pun memarkir motor ditempat parkiran motor yang telah disediakan oleh pemilik objek wisata.

Ditempat ini pertama kali saya melihat banyak tanaman pohon kelapa yang ditanami untuk mempercantik dan memperindah suasana pantai. Dibawah pohon tersebut terdapat gazebo yang telah disediakan, untuk tempat peristirahatan para pengunjung.               
Gazebo
Sumber : Document pribadi 

Gazebo dan toilet adalah contoh amenitas yang ada di Pantai Pangi. Daya tarik dari Pantai Pangi yaitu terdapat spot foto kekinian, selain itu juga terdapat tempat hiburan seperti Rumah Hobbit dan Flying fox. 

Pada pukul 17:45 kita dapat melihat sunset atau Matahari terbenam yang sangat cantik dan memukau para pengunjung untuk datang. Ombaknya yang sangat indah, langit yang cerah dan pesona laut lepas yang menunjang pengujung untuk melihat matahari terbenam.      
                                       
Ditempat ini banyak pengunjung lain yang sedang berfoto dispot-spot yang telah disediakan seperti bangunan perahu, atau biasa disebut dengan sakaya dan bermain ditempat permainan seperti ayunan gantung atau yang biasa disebut toyang-toyang.

Rumah Adat Desa Masaingi 
Terdapat pula rumah adat yang dibuat oleh bapak kepala desa, yang diperuntukan untuk orang tua adat dalam menyelesaikan kasus adat.
Pantai Pangi dibuat dari dana Desa dan dibantu dari dana swadaya masyarakat. Inovasi-inovasi berikutnya yang akan disediakan oleh bapak kepala desa diantaranya yaitu Fly over, Tempat permandian 3D yang terdiri dari permandian air hangat, permandian air tawar, dan permandian air laut. Kemudian tempat olahraga yang terdiri dari, Futsal, tenis meja, takraw, dan volly ball. 

Tempat ini wajib untuk dijadikan sebagai tempat wisata untuk keluarga dan masyarakat yang ingin bertamasya. Karena menyimpan banyak pesona alam, buatan dan budaya yang sangat memukau.
Bahasa Kaili dari Perahu adalah Sakaya 

Toyang-toyang 
Sumber : Document Pribadi 


Komentar